You are currently browsing the category archive for the 'Artikel' category.

Bisa karna telah terbiasa, begitulah pribahasa indonesia. Titik air dapat melubangi batu bukan karena kekuatannya tapi karena seringnya. Pribahasa ini juga ada dalam berbagai bahasa:

Bahasa latin : “gutta cavat lapidem, non vi, sed saepe cadendo”

Bahasa Sunda : “Cikaracak ninggang batu laun laun jadi legok” “tai cakcak dina huntu laun-laun kalamot“.

Pribahasa ini sering digunakan dalam hal menimba ilmu, atau dalam dunia pekerjaan. Tapi ada juga yg digunakan dalam dunia percintaan:

Bahasa Jawa : “witing tresno jalaran soko kulino”

Cinta datang karna terbiasa…

“wiss mangan ora udud eneg”

_____________________________

APAKAH para perokok mengetahui bahaya mengisap tembakau bagi kesehatan? Jawabannya pasti tahu. Mulai dari kanker, serangan jantung, atau impotensi. Sayangnya, banyak yang tak bisa menghentikan kebiasaan tersebut karena mengaku sangat sulit.

Bagaimana diet yang tepat bagi para perokok, agar racun dalam benda itu tidak terus menggerogoti tubuh? Berbagai tip dari Health24 berikut ini bermanfaat untuk Anda.

1. Tambah konsumsi vitamin C
Merokok menyita banyak sekali vitamin C, sumber antioksidan penting dalam tubuh yang berfungsi melindungi tubuh dari serangan berbagai penyakit, seperti kanker dan jantung. Perokok membutuhkan dua sampai tiga kali lipat vitamin C dibanding bukan perokok untuk menjaga kecukupan vitamin C dalam tubuhnya. Kadar vitamin C yang tinggi juga mampu melindungi tubuh dari serangan penyakit Alzheimer.

Makanlah lima sampai enam buah segar kaya vitamin C setiap hari, seperti jambu biji, buah sitrus, dan melon. Boleh pula melengkapinya dengan tablet suplemen vitamin C.

2. Tambah konsumsi vitamin E
Vitamin E adalah sumber antioksidan yang sangat kuat karena membantu tubuh memerangi serangan berbagai jenis kanker. Kadar tinggi vitamin E juga mampu melindungi tubuh perokok dari serangan penyakit Alzheimer. Sumber terbaik vitamin E adalah minyak sereal, minyak biji bunga matahari, biji bunga matahari, hazelnut, kacang kenari, kentang manis, alpukat, dan bayam.

3. Lebih banyak selenium
Selenium meningkatkan kesehatan fungsi sel dan membantu melindungi tubuh dari serangan radikal bebas. Selenium merangsang sistem kerja daya tahan tubuh untuk memerangi infeksi. Sumber selenium di antaranya kacang-kacangan, kismis, ikan tuna segar, udang, biji bunga matahari, dan nasi putih.

4. Lebih banyak mangan (wis mangan ora udud eneg, hehehhe..)
Zat mangan membantu tubuh dalam mengontrol kadar gula darah, menambah kekuatan tulang, dan membantu penyembuhan luka. Wanita perokok memiliki risiko lebih tinggi terhadap osteoporosis sehingga sangat penting bagi mereka untuk mengonsumsi zat mangan secara teratur. Sumber zat mangan yakni kacang-kacangan, teh, buncis, dan kacang panjang.

5. Lebih banyak niacinamida
Niacinamida mendukung kerja kardiovaskular, mengurangi kecanduan alkohol, dan memulihkan kondisi asma. Salah satu jenis vitamin B ini ditemukan pada telur, ayam, daging sapi, sereal, keju cheddar, dan daging kalkun.

6. Lebih banyak zinc
Zinc menambah daya tahan tubuh dan membantu penyembuhan luka. Zinc ditemukan pada tiram, sereal, daging domba, daging sapi, dan ikan sardencis.

7. Jangan menambah berat badan saat berhenti merokok

Banyak orang mengaku berat badan terus bertambah sejak mereka berhenti merokok. Ada banyak cara untuk mencegahnya. Hal terpenting adalah jangan makan dalam porsi besar, makanan mengandung lemak dan gula, serta rutin berolahraga. Contohnya, Anda bergabung dengan sebuah klub bersepeda. Kemudian, lawanlah nafsu untuk ngemil karena hal ini sering kali mempertinggi tumpukan lemak dalam tubuh, tanpa Anda sadari.

Sumber : www.Okezone.com

_____________________________

Akhirnya dengan pola diet seperti ini gw bisa terus menikmati nikmatnya asap tembakau Djarum Super dan Djarum Black. huehuehuehue…


Marah dan emosi adalah tabiat manusia. Kita tidak dilarang marah, namun diperintahkan untuk mengendalikannya agar tidak sampai menimbulkan efek negatif. Dalam riwayat Abu Said al-Khudri Rasulullah saw bersabda Sebaik-baik orang adalah yang tidak mudah marah dan cepat meridlai, sedangkan seburuk-buruk orang adalah yang cepat marah dan lambat meridlai (H.R. Ahmad).

DAlam riwayat Abu Hurairah dikatakan Orang yang kuat tidaklah yang kuat dalam bergulat, namun mereka yang bisa mengendalikan dirinya ketika marah (H.R. Malik).
Menahan marah bukan pekerjaan gampang, sangat sulit untuk melakukannya. Ketika ada orang bikin gara-gara yang memancing emosi kita, barangkali darah kita langsung naik ke ubun-ubun, tangan sudah gemetar mau memukul, sumpah serapah sudah berada di ujung lidah tinggal menumpahkan saja, tapi jika saat itu kita mampu menahannya, maka bersyukurlah, karena kita termasuk orang yang kuat.

Cara-cara meredam atau mengendalikan kemarahan:

1. Membaca Ta’awwudz. Rasulullah bersabda Ada kalimat kalau diucapkan niscaya akan hilang kemarahan seseorang, yaitu A’uudzu billah mina-syaithaani-r-rajiim Aku berlindung kepada Allah dari godaan syaitan yang terkutuk (H.R. Bukhari Muslim).

2. Berwudlu. Rasulullah bersabda Kemarahan itu itu dari syetan, sedangkan syetan tercipta dari api, api hanya bisa padam dengan air, maka kalau kalian marah berwudlulah (H.R. Abud Dawud).

3. Duduk. Dalam sebuah hadist dikatakanKalau kalian marah maka duduklah, kalau tidak hilang juga maka bertiduranlah (H.R. Abu Dawud).

4. Diam. Dalam sebuah hadist dikatakan Ajarilah (orang lain), mudahkanlah, jangan mempersulit masalah, kalau kalian marah maka diamlah (H.R. Ahmad).

5. Bersujud, artinya shalat sunnah mininal dua rakaat. Dalam sebuahhadist dikatakan Ketahuilah, sesungguhnya marah itu bara api dalam hati manusia. Tidaklah engkau melihat merahnya kedua matanya dan tegangnya urat darah di lehernya? Maka barangsiapa yang mendapatkan hal itu, maka hendaklah ia menempelkan pipinya dengan tanah (sujud). (H.R. Tirmidzi)

From : Perpustakaan Islam